WTP hanya Bonus

I Wayan Wardana
ANGGOTA Komisi II DPRD Kota Mataram, I Wayan Wardana, SH., mengingatkan Pemkot Mataram untuk tidak terlena dengan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang diraih Pemkot Mataram atas laporan keuangan tahun anggaran 2016. Tertangkapnya dua auditor Badan Pemeriksaan Keuangan RI di Kementerian Pedesaan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi pada Operasi Tangkap Tangan menjadi preseden buruk bagi lembaga auditor negara tersebut. Kasus ini menimbulkan opini publik tentang praktik jual beli penilaian WTP.

‘’Kita berharap Kota Mataram tidak seperti Kemendes, dengan menghalalkan segala cara,’’ katanya kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram, kemarin. Meskipun Kota Mataram telah meraih opini WTP, lanjut Wardana, namun dalam hal pengelolaan keuangan dan aset daerah, dianggap belum clear. Menurut dia, akan lebih terhormat jika pemerintah daerah yang mendapatkan opini WTP mengembalikannya manakala merasa diri belum layak untuk menerima penghargaan tersebut.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan kalau penghargaan bukanlah tujuan utama. Dia tidak menyangkal kalau masih ada mindset yang keliru terkait penghargaan tersebut. Karena selama ini, Pemda terkesan berorientasi atau bekerja untuk mengejar penghargaan. Tidak hanya opini WTP tapi juga penghargaan-penghargaan lainnya seperti Adipura.

‘’Harusnya pemerintah itu bekerja untuk rakyat, bukan untuk penghargaan,’’ cetusnya. Wardana melihat, Pemerintah baru terlihat sibuk, ketika akan ada penilaian dari pemerintah pusat. Penghargaan Adipura misalnya. Kalau memang Pemkot Mataram berkomitmen bagaimana mewujudkan kota yang bersih dan nyaman, tidak perlu menunggu adanya penilaian dari pusat.

Kegiatan dalam rangka mewujudkan kota yang bersih dan nyaman harus dilakukan setiap hari. ‘’Jangan orientasinya pada penghargaan, karena yang benar-benar merasakan manfaatnya adalah masyarakat,’’ pungkasnya. ‘’Jadi kalaupun kita dapat Adipura maupun opini WTP, itu hanya bonus,’’ imbuhnya. Penghargaan yang baik itu, lanjut dia, penghargaan yang berasal dari masyarakat.

Yang jelas, kata Wardana, penghargaan itu bukan sasaran utama. Ia berharap, opini WTP yang diraih Pemkot Mataram untuk ketiga kalinya ini, jauh dari unsur-unsur negatif. (fit)

Komentar